Ericsson menawarkan pengalaman baru melalui
pengembangan layanan konten video online secara leluasa ke semua perangkat
bergerak seperti ponsel pintar dan tablet. Viettel (operator telekomunikasi
terbesar di Vietnam) bekerjasama dengan Ericsson memberikan solusi pengiriman
layanan TV dan konten video yang lebih cepat dengan Ericsson AVP 4000. Layanan
ini berbasis pada jaringan Long Term Evolution (LTE) 4G sehingga menonton TV dapat
menjadi sesuatu yang mengasyikkan seperti bermain game.
Teknologi ini hadir karena adanya
tuntutan pasar yang harus bisa dipenuhi oleh setiap perusahaan telekomunikasi
dan operator seluler agar mampu mengatasi persaingan dan membangun pangsa
pasar. Berdasarkan laporan penelitian konsumen Ericsson diketahui bahwa selera
konsumen untuk mengkonsumsi TV dan konten video terus mengalami pertumbuhan di
seluruh dunia. Terdapat pula fakta bahwa mereka rata-rata menonton televisi selama
14 jam per minggu.
Hal ini telah membuat Ericsson menyiapkan
layanan konten TV Anywhere, yang
memungkinkan pengguna mobile dapat melihat konten TV di manapun dan kapanpun. “Dengan
TV Anywhere, kami yakin semua konten
termasuk konten TV bisa dikoneksikan pada end
user di manapun dan kapanpun, pada jaringan mobile maupun jaringan fixed,”
kata Sam Saba, Direktur Ericsson Indonesia.
Ericsson AVP 4000 diklaim telah menawarkan
tingkat terbaik yang pernah ada di Ericsson dalam hal kualitas gambar dalam
format MPEG-2 dan MPEG-4 AVC baik SD dan HD. Selain itu, didukung oleh chip
video yang profesional, AVP 4000 menjanjikan kinerja dan kemampuan luas di industri
pada platform tunggal di semua aplikasi.
“Dengan teknologi ini, kualitas gambar
yang dihasilkan akan lebih bagus dan transfer data lebih cepat. Kalian bisa
menonton televisi dan mengulang kembali tayangan yang telah lewat,” kata Lawrence
Lo, Technical Sales Director APAC Ericsson di acara Broadcast Asia 2014 –
International Electronic Media Technology Exhibition dan Conference di Marina
Bay Sands, Singapura, Rabu (18/06).
Konsumen bisa memerintahkan kepada TV chanel
apa yang ingin ditonton, browsing di
internet, merekam tayangan, membuat daftar tayangan favorit dan bisa melihat
siaran olahraga semisal piala dunia dari berbagai angle dalam satu layar TV.
Konsumen juga dapat berbagi video dan konten favorit kepada teman atau keluarga
dengan cara yang sangat mudah.
“Send
to my tablet, dan secara otomatis film yang tadi Anda tonton di TV, linknya
akan terkopi ke tablet Anda dan bisa langsung ditonton melalui tablet tersebut,”
ucap Lawrence.
Perusahaan telekomunikasi juga mendapatkan
keuntungan dengan hadirnya teknologi ini, yaitu munculnya penambahan layanan
kabel yang memperkuat posisi perusahaan di pasar TV. Konsumen juga akan
disajikan lebih banyak konten sehingga perusahaan tidak akan ketinggalan tren industri
TV yang semakin berkembang.
Bagi konsumen di Indonesia harus dapat
bersabar sedikit agar bisa menikmati layanan ini karena saat ini regulasi
tentang LTE masih dibicarakan pemerintah.
Link terkait :





.jpg)