Label

Kamis, 19 Juni 2014

Ericsson Munculkan TV Masa Depan


Ericsson menawarkan pengalaman baru melalui pengembangan layanan konten video online secara leluasa ke semua perangkat bergerak seperti ponsel pintar dan tablet. Viettel (operator telekomunikasi terbesar di Vietnam) bekerjasama dengan Ericsson memberikan solusi pengiriman layanan TV dan konten video yang lebih cepat dengan Ericsson AVP 4000. Layanan ini berbasis pada jaringan Long Term Evolution (LTE) 4G sehingga menonton TV dapat menjadi sesuatu yang mengasyikkan seperti bermain game.

Teknologi ini hadir karena adanya tuntutan pasar yang harus bisa dipenuhi oleh setiap perusahaan telekomunikasi dan operator seluler agar mampu mengatasi persaingan dan membangun pangsa pasar. Berdasarkan laporan penelitian konsumen Ericsson diketahui bahwa selera konsumen untuk mengkonsumsi TV dan konten video terus mengalami pertumbuhan di seluruh dunia. Terdapat pula fakta bahwa mereka rata-rata menonton televisi selama 14 jam per minggu.          

Hal ini telah membuat Ericsson menyiapkan layanan konten TV Anywhere, yang memungkinkan pengguna mobile dapat melihat konten TV di manapun dan kapanpun. “Dengan TV Anywhere, kami yakin semua konten termasuk konten TV bisa dikoneksikan pada end user di manapun dan kapanpun, pada jaringan mobile maupun jaringan fixed,” kata Sam Saba, Direktur Ericsson Indonesia.

Ericsson AVP 4000 diklaim telah menawarkan tingkat terbaik yang pernah ada di Ericsson dalam hal kualitas gambar dalam format MPEG-2 dan MPEG-4 AVC baik SD dan HD. Selain itu, didukung oleh chip video yang profesional, AVP 4000 menjanjikan kinerja dan kemampuan luas di industri pada platform tunggal di semua aplikasi.  

“Dengan teknologi ini, kualitas gambar yang dihasilkan akan lebih bagus dan transfer data lebih cepat. Kalian bisa menonton televisi dan mengulang kembali tayangan yang telah lewat,” kata Lawrence Lo, Technical Sales Director APAC Ericsson di acara Broadcast Asia 2014 – International Electronic Media Technology Exhibition dan Conference di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (18/06).
Konsumen bisa memerintahkan kepada TV chanel apa yang ingin ditonton, browsing di internet, merekam tayangan, membuat daftar tayangan favorit dan bisa melihat siaran olahraga semisal piala dunia dari berbagai angle dalam satu layar TV. Konsumen juga dapat berbagi video dan konten favorit kepada teman atau keluarga dengan cara yang sangat mudah.

Send to my tablet, dan secara otomatis film yang tadi Anda tonton di TV, linknya akan terkopi ke tablet Anda dan bisa langsung ditonton melalui tablet tersebut,” ucap Lawrence.

Perusahaan telekomunikasi juga mendapatkan keuntungan dengan hadirnya teknologi ini, yaitu munculnya penambahan layanan kabel yang memperkuat posisi perusahaan di pasar TV. Konsumen juga akan disajikan lebih banyak konten sehingga perusahaan tidak akan ketinggalan tren industri TV yang semakin berkembang.

Bagi konsumen di Indonesia harus dapat bersabar sedikit agar bisa menikmati layanan ini karena saat ini regulasi tentang LTE masih dibicarakan pemerintah. 

Link terkait :

Kamis, 12 Juni 2014

LKMMTD 2014 Berbasis Go Green Campus


SURABAYA - Mahasiswa Fakultas Bisinis tampak sibuk di area plasa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (13/06). Mereka mulai mempersiapkan segala atribut untuk LKMMTD mendatang. Latihan Keterampilan Manajerial Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMMTD) yang diselenggarakan bagi mahasiswa angkatan 2013/2014 ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 16 Juni dan 3 Juli, sedangkan untuk gelombang dua dilaksanakan pada 17 Juni dan 4 Juli 2014.
 Atribut-atribut yang harus dipersiapkan oleh para peserta LKMMTD diantaranya adalah keplek dan tas. Selain atribut tersebut, mahasiswa dituntut untuk mempersiapkan sejumlah makanan tradisional dan minuman warna-warni, tidak lupa juga setiap kelompok diharuskan membuat yel-yel yang menarik.
“Banyak ketentuan untuk membuat yel-yel kelompok ini. Ketentuan yang diberikan seperti kewajiban mencantumkan sejumlah kata, antara lain Widya Mandala Surabaya, Fakultas Bisnis, LKMMTD 2014, Go Green Campus, PEKA (Peduli, Kreatif, Antusias), nama pelawak, dan sebagainya. Ribet deh pokoknya”, ujar Fenecia Sanjoto, salah satu peserta gelombang kedua LKMMTD 2013/2014
Menurut Elisabeth Rindang, salah satu peserta LKMMTD gelombang pertama, LKMMTD kali ini sangat susah karena banyak ketentuan yang harus dipatuhi. “Untuk keplek saja toleran kesalahan hanya 0,25 milimeter”, ungkap mahasiswi Fakultas Bisnis angkatan 2013 tersebut.
Sesuai dengan tema “Go Green Campus”, kegiatan LKMMTD ini bertujuan agar peserta mampu menciptakan ide dan konsep mengenai implementasi Green Campus. Panitia akan memilih ide yang paling aplikatif untuk diimplementasikan bersama di awal tahun 2014/2015.
“Kegiatan LKMMTD tahun ini dilaksanakan cukup berbeda dengan tujuan menggali potensi dan pemikiran dari mahasiswa Fakultas Bisnis mengenai bagaimana sebenarnya green campus dan bagaimana cara peserta menerapkannya”, jelas Mariana Fabiola, panitia Sie Acara LKMMTD 2013/2014. Kita menyaring dan mendengar suara mahasiswa, dan apabila relevan maka secara serentak kami terapkan untuk angkatan selanjutnya,” lanjutnya.

Rabu, 04 Juni 2014

Wisata Kota Yogyakarta

Pesona wisata di Kota Yogyakarta tak akan pernah lekang oleh waktu. Kota yang mendapat julukan sebagai Kota Gudeg dan Kota Pelajar ini mempunyai beragam wisata alam, sejarah, dan budaya yang patut untuk dikunjungi. Berikut ini merupakan beberapa objek wisata yang dapat dijadikan pilihan untuk perjalanan wisata anda.

Keraton Yogyakarta


            Objek wisata seni dan budaya yang paling bersejarah ini layak untuk Anda kunjungi karena di Keraton Yogyakarta inilah Kerajaan Mataram pernah berjaya. Lokasinya tidak sulit untuk dicari, jika dari arah Stasiun Tugu, Malioboro, atau Pasar Beringharjo maka Anda tinggal melanjutkan perjalanan ke arah Selatan. Tak jauh dari ujung Jl.Malioboro itulah alun-alun Kota Yogyakarta akan terlihat dan di sana Anda dapat memarkir kendaraan untuk selanjutnya berjalan kaki ke Keraton Yogyakarta dengan jarak yang tidak terlalu jauh yaitu sekitar 800 meter.
            Kompleks Keraton Yogyakarta ini terdiri dari tujuh halaman yang terbentang dari Utara ke Selatan sepanjang satu kilometer. Setiap halamannya dihubungkan dengan pintu gerbang yang diberi nama Regol. Ketujuh halaman tersebut antara lain, Sitihinggil Utara, Kemandungan Utara, Sri Manganti, Pelataran Kedaton, Kemangangan, Kemandungan Selatan, dan Sitihinggil Selatan.
            Pada halaman inti dari keraton atau Pelataran Kedaton, Anda akan menjumpai Bangsal Kencana yang berbentuk pendapa dilingkari dengan emper (kaki lima) pada keempat sisinya. Di sebelahnya terdapat bangsal Proboyakso yang menyimpan pusaka-pusaka keraton, termasuk lampu yang tidak pernah padam. Sedangkan di halaman keraton, tepat berhadapan dengan Gedong Kuning berdiri bangsal Mandalasana, yang digunakan untuk bermain musik.

Candi Prambanan


            Candi yang terletak persis di perbatasan Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah ini berada di Desa Prambanan. Untuk menuju lokasi tersebut sangatlah mudah, jika dari arah Yogyakarta, Anda hanya memerlukan perjalanan sekitar 17 km ke arah Timur.
            Berdasarkan sejarah, Candi Prambanan merupakan kelompok candi Hindu yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad kesembilan. Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara dengan tinggi bangunan utama mencapai 47 meter. Kompleks candi ini terdiri dari delapan kuil (candi utama) dan lebih dari 250 candi kecil. Tiga candi utamanya disebut sebagai Trisakti dan dipersembahkan kepada Sang Hyang Trimurti, yaitu Batara Siwa sebagai Sang Penghancur, Batara Wisnu sebagai Sang Pemelihara, dan Batara Brahma sebagai Sang Pencipta. Kompleks percandian Prambanan terdiri dari latar bawah, tengah, dan atas (pusat) yang semakin ke arah dalam makin tinggi letaknya. Secara berturut-turut luasnya adalah 390 m2, 222 m2, dan 110 m2. Sejak tahun 1991, candi ini adalah sebuah situs warisan dunia yang dilindungi oleh Unesco.

Jalan Malioboro


            Menjelang sore dan malam hari kehidupan di Jl. Malioboro akan mulai tampak ramai. Berbagai macam makanan khas Yogyakarta seperti nasi gudeg disajikan secara lesehan di sini. Sepanjang dua kilometer, Jalan Malioboro diramaikan dengan berbagai restoran, kedai, dan toko souvenir dengan harga yang relatif murah. Di sinilah merupakan tempat di mana Anda bisa mendapatkan berbagai macam barang mulai dari pakaian sampai cenderamata khas Yogyakarta. Di sekitar Malioboro juga terdapat banyak hotel serta tempat penginapan, jadi Anda tidak perlu khawatir jika tidak mendapatkan tempat untuk bermalam.
Menurut catatan sejarah, Malioboro merupakan jalan yang menghubungkan Monumen Tugu dengan Kerajaan Sultan. Namun kini Malioboro dikenal sebagai bagian kota yang ramai karena banyak kegiatan ekonomi berlangsung di sepanjang jalan ini. Di ujung Jl. Malioboro terdapat Pasar Beringharjo. Pasar ini merupakan tempat bagi wisatawan untuk mencari aneka kebutuhan pangan ataupun ingin berbelanja bahan batik khas Pekalongan dan Solo.
Di bagian ujung lainnya, tidak jauh dari Pasar Beringharjo, terdapat Benteng Vredeburg. Benteng yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda tersebut menyimpan banyak sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada saat melawan penjajahan Belanda. Benteng ini dapat dijadikan salah satu alternatif bagi para wisatawan untuk berkunjung selama berlibur di Kota Yogyakarta. Dengan dikelilingi taman yang asri, benteng tersebut tampak memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, pergelaran seni juga sering digelar di pelataran parkir Benteng Vredeburg ini. 














Sumber :
Budiman, Yusephine DS., Widiarto, Marcellus. 2009. Pesona Wisata Jalur Selatan Jawa. Bogor : PT. Sarana Komunikasi Utama.